sistem kasta baru

lagipengenbikinstatus-

tiba-tiba teringat ilmu padi, semakin berisi semakin merunduk,
lalu terpikir, seperti itu harusnya hasil menuntut ilmu, semakin banyak belajar, semakin bisa menghargai,
tiba-tiba terpikir yang lain,
jika ilmu/pendidikan yang didapat membuat kita merasa lebih tinggi, lebih mulia, lebih pintar, lebih “…” mungkin masih ada yang salah dalam proses pencarian ilmu kita,

karena tiba-tiba juga saya terpikir…
hidup tiap orang berbeda, dan hal yang berbeda nggak bisa dibandingkan…,

berarti nggak bisa dicari mana yang lebih mulia, lebih baik, lebih pintar antara :

pemulung dan direktur…

mahasiswa sarjana, master, doktor,

mahasiswa itb, ui, ugm, polban, trisakti, atau universitas lainnya,

mahasiwa lulusan lokal atau luar negeri..

semunya hanya berbeda,
maka seharusnya sama pula kita menghargainya…

itu saya copas dari status saya di facebook, yaa salah satu kegalauan di tengah perantauan laah..

sedih rasanya kalau mendengar ada cerita tentang mahasiswa luar negeri yang baru pulang ke tanah air malah jadi merasa lebih, dan meremehkan masyarakat kita sendiri,

bukannya dengan ilmu harusnya membuat manusia jadi lebih bijak???

sedih karena kadang terasa, bahwa, sistem pendidikan yang sangat advance dan meliputi seluruh dunia ini… menimbulkan sistem kasta baru.(setelah sebelumnya sistem kasta berdasarkan kekuatan= hukum rimba, berdasarkan keturunan, berdasarkan kekayaan, dll.)

 

lalu tiba-tiba mikir lagi… “merasa lebih baik, dan meremehkan ”
adalah penyakit hati yang kayanya paling primitif sepanjang sejarah manusia, yang bikin iblis menolak perintah Allah, untuk sujud pada Adam.  

 

semoga kita semua terhindar dari penyakit ini, 🙂

 

Advertisements