H3 030110

11.24 pm

mencoba istiqamah …

hampir malam, ketika saya menerima sms
dari seorang sahabat yang sudah cukup lama,
tidak saya saya jumpai…

“masih mellow?”
“knapa sih nden?”
“afwan y nden g bisa ngapa2in smg diberkahi tiap cria&mellowny ”

“yee.. sjak kpn ***** punyanya nden”

“wah, menyeramkan,nden dh akut tuh mellownya.ampun nden,yg td bcanda =)
***** juga nden. Smg nden baik2slalu..qt g prnah jauh y,nden.
nden jg jgn prnah ngrasa sendiri ”

selalu ad perasaan yang nyaman ketika bersua dengan sahabat saya ini,
“perasaan tenang ketika bertemu orang shaleh” kalau kata teteh mentor saya dulu…

mengingat sahabat-sahabat yang pernah hadir dalam hidup,
membuat saya bersyukur selalu,
betapa saya merasakan kasih sayangNya yang luar biasa…
mengirimkan orang-orang baik “luar biasa”
dalam setiap fase…

seolah ada pesan yang ingin Ia titipkan pada masing-masing mereka…
pesan yang membuat saya semakin yakin,

“Bahwa Ia menyiapkan setiap detik hidup saya, dengan khusus,
penuh kejutan,
bahwa tidak ada sesuatu pun yang terjadi dalam hidup saya…
tanpa Ia pertimbangkan…
bahwa setiap manusia yang Ia pertemukan denga saya adalah orang-orang pilihan…
orang-orang pilihan yang membawa pesan tarbiyahNya…,
selalu datang pada saat yang tepat”

Pikiran saya kembali ke masa 1½ tahun yang lalu…,
ketika saya tertuduk di ruang utama masjid Salman…
dan merasa “basah kuyup”,

saat itu ada sekelebat pikiran dalam kepala saya :
“ saya melihat manusia , diri saya, banyak tidak bersyukur atas anugerah yang Allah berikan…
layaknya manusia yang cuek berdiri di tengah hujan…

cuek dan ga perduli sama sekali…
padahal manusia, diri saya, basah kuyup…
sebasah-basahnya…
basah kuyup oleh nikmat Allah…

sore itu di luar hujan
qabla maghrib…
saya membiarkan diri saya membayangkan
saya berdiri di tengah hujan…
menikmati saat2 kesadaran saya akan kondisi “basah kuyup”

terimakasih Yaa Allah…
masih memberikan saudara-saudara untuk saling berbagi..
dan menguatkan langkah…
menapaki perjuangan

nden

____
sumber gambar dr sini

Advertisements

H6 060110

H6 060110

11.50pm

ingin bijaksana,
bisa mengambil keputusan yang tepat,dalam memilih langkah…
bukan sekedar benar..
atau baik…

yang baik :
belum tentu benar…

yang benar :
memerlukan kebijaksanaan,
agar langkahnya berbuah kebaikan…

H5 050110

6.44 pm


H3 tulisannya masih nyangkut di leptopsaya yang tiba2 koma,
H4 ga nulis.. karena leptopnya beneran koma…

H5, hari ini…,

menyusuri memori…
menyadari betapa cepatnya waktu berjalan…


ada perasaan rindu yang tiba-tiba menyeruak…

g ada satu hal pun,
yang bisa dilakukan manusia untuk menghentikan waktu…
atau memutarnya kembali…

hanya bisa berdo’a…
semoga mereka senantiasa berada dalam rahmat-Nya..

H2 020110 : Menulis…

4:54 PM

Mencoba untuk istiqamah menulis bukanlah hal yang mudah untuk saya,
saya dari kecil anti dengan yang namanya diary…
anti menulis, kalau membaca sih suka sekali..
tapi tidak menulis..

menurut saya,
adalah hal yang aneh ketika seseorang sedih atau ada masalah… kemudian dia nulis diary…
“kan cape”, begitu selalu pikir saya,
masa lg sedih nulis!!!

sampai… saya menyadari..
betapa
sebuah tulisan bisa berpengaruh sangat besar,
bagi hidup seseorang…

saya yang sekarang juga,
sedikit banyak merupakan “korban” dari tulisan- tulisan orang lain,
saya yang semenjak umur 3 tahun sudah suka membaca…
di manapun, dan kapanpun…
buku apapun.. 😀 sampai bungkus gorengan pun saya baca 😀

saya mulai ingin serius menulis, mungkin semenjak saya hidup di kampus…
semenjak banyak hal yang harus saya ingat,
semenjak mimpi-mimpi semakin nyata,
makin membuat saya semangat untuk mengejarnya…

dan semenjak textbook-textbook eksakta membuat saya,
sedikit kehilangan minat untuk membaca 😀

saya mulai menulis…
kata-kata penting…
di textbook2…
di catatan mentoring…

biasanya bukan catatan kuliah,
atau materi mentoring…

tapi apa yang saya pahami saat itu…
apa yang saya pahami, dan yang menarik buat saya saat mendengar materi kuliah,
misal,
curhat tentang perbedaan BJT dan MOSFET di buku ELKA 1,
dan malesnya saya buat ngerjain latihan2 di buku Sedra itu…

🙂

atau kalimat2 dari teteh mentor saya yang mungkin dianggap selingan saja,
tapi punya makna magis ketika saya mendengarnya…
seperti :

“menggigit kuat-kuat keimanan…”

selain berbagai curhat…,
ada juga

mimpi-mimpi dan do’a
… yang saya tulis ketika terlintas… dalam ketidaksengajaan

tulisan- tulisan itu…
meskipun pendek…
selalu mengingatkan saya…
membangkitkan motivasi saya…
atau minimal membuat saya tersenyum…

beberapa saat setelah kepulangan saya dari Tokyo -July 2009,
saya membuka buku Mikroelektronika: Sedra-Smith…
cukup kaget melihat banyak kalimat mimpi

“Jepang 09 insyaAllah …“

terharu, dan bersyukur…

Alhamdulillaahirabbil’lamiin…

nden

  • depan leptop di meja belajar…
    mencoba istiqamah untuk menulis….