
11.24 pm
mencoba istiqamah …
hampir malam, ketika saya menerima sms
dari seorang sahabat yang sudah cukup lama,
tidak saya saya jumpai…
“masih mellow?”
“knapa sih nden?”
“afwan y nden g bisa ngapa2in smg diberkahi tiap cria&mellowny ”
“yee.. sjak kpn ***** punyanya nden”
“wah, menyeramkan,nden dh akut tuh mellownya.ampun nden,yg td bcanda =)
***** juga nden. Smg nden baik2slalu..qt g prnah jauh y,nden.
nden jg jgn prnah ngrasa sendiri ”
selalu ad perasaan yang nyaman ketika bersua dengan sahabat saya ini,
“perasaan tenang ketika bertemu orang shaleh” kalau kata teteh mentor saya dulu…
mengingat sahabat-sahabat yang pernah hadir dalam hidup,
membuat saya bersyukur selalu,
betapa saya merasakan kasih sayangNya yang luar biasa…
mengirimkan orang-orang baik “luar biasa”
dalam setiap fase…
seolah ada pesan yang ingin Ia titipkan pada masing-masing mereka…
pesan yang membuat saya semakin yakin,
“Bahwa Ia menyiapkan setiap detik hidup saya, dengan khusus,
penuh kejutan,
bahwa tidak ada sesuatu pun yang terjadi dalam hidup saya…
tanpa Ia pertimbangkan…
bahwa setiap manusia yang Ia pertemukan denga saya adalah orang-orang pilihan…
orang-orang pilihan yang membawa pesan tarbiyahNya…,
selalu datang pada saat yang tepat”
Pikiran saya kembali ke masa 1½ tahun yang lalu…,
ketika saya tertuduk di ruang utama masjid Salman…
dan merasa “basah kuyup”,
saat itu ada sekelebat pikiran dalam kepala saya :
“ saya melihat manusia , diri saya, banyak tidak bersyukur atas anugerah yang Allah berikan…
layaknya manusia yang cuek berdiri di tengah hujan…
cuek dan ga perduli sama sekali…
padahal manusia, diri saya, basah kuyup…
sebasah-basahnya…
basah kuyup oleh nikmat Allah…
sore itu di luar hujan
qabla maghrib…
saya membiarkan diri saya membayangkan
saya berdiri di tengah hujan…
menikmati saat2 kesadaran saya akan kondisi “basah kuyup”
terimakasih Yaa Allah…
masih memberikan saudara-saudara untuk saling berbagi..
dan menguatkan langkah…
menapaki perjuangan
nden
____
sumber gambar dr sini










