Feeds:
Posts
Comments

useful person?

In my life, I only have a simple purpose, that I want to be useful person. I grow with a planted-quote in my head that better person is the one who are more have usefulness to other, and I agree with that,

future-life seems color-less when I only see myself inside.

Sometimes I feel it’s good enough to have that thought in my mind, until I realize, good thought won’t be useful, unless, it transform to good action, and, only do good actions won’t be enough to be a useful person, unless I wise enough, to do it in the right time and right situation.

in my mind

right and good are different,

right should objective and has absolute standard, while good is really subjective, and conditionally.

but in many occasion, right actions won’t be useful unless it’s good.

it only happen when we can choose the right action, for the right time, right place, right condition I called it wisdom.

wisdom is an ability to choose it , maybe :D

Jam 4.00 sore @ KPRG, dari kejauhan sayup-sayup terdengar lagu geregetan, “Sherina, sherina..” ujar seseorang teman, lalu seperti termotivasi beberapa dari kami bangkit.(tipikal cowok elektro >:-D )

Mau melihat Sherina di kampus :D .

meskipun heran juga karena kalau menurut perkiraan harusnya sherinanya belum muncul :D

Cepat- cepat saya membereskan laptop saya dan semua barang. Lihat sherina trus langsung pulang :D .

 

Saya bertiga menuruni tangga, sama edwar dan andre.. buru- buru menuju cc, sambil ngobrol…

tentang sherina :D yang “kecepetan” munculnya, dan dugaan bahwa suara-suara tadi hanyalah check sound saja.

 

Meskipun begitu tetap saja kami mempercepat langkah :D .

 

Sampai di CC ….jreng jreng jreng… ternyata bener Cuma check sound, sherina-nya ga ada di panggung

 

-_____________________-‘’

 

Ah, kecewa, tapi ya sudahlah, saya memutuskan untuk pulang. Edwar pulang, andre ke ATM.

 

Saya jalan sendirian, menyusuri trotoar depan parkir sipil, tiba-tiba ada perasaan, meninggalkan sesuatu. cek tas. “arrgh, ternyata bener harddisk sama modem ketinggalan” , males- malesan saya berjalan gontai kembali ke KPRG.

 

Melewati boulevard, saya ngintip-ngintip, siapa tahu…. Sherina nya sudah datang :D hehe… dari jauh, terdengar acara sedang dipandu MC, dua orang wanita, mau bagi-bagi buku katanya. Bingung saya, mc nya gak keliatan dimana, di panggung gak ada, di lapangan gak ada, mungkin di tenda kecil depan panggung.

 

Dalam hati, pengen juga saya buku gratis :D ,

“Buku ini akan diberikan kepada orang yang mau memberikan pendapatnya mengenai acara ini …” kata MC,

waduhh batal dah nekatnya soalnya sy g tau jelas acaranya…

Tiba-tiba

“Kami sudah memukan orang yang beruntung untuk mendapatkan buku itu… ” kata MC

(dimana sih tu mbak2 ngomong ko ga keliatan.. :-/ )

 

banyak pesawat Styrofoam berkeliaran dan… eittttttttttt …hampir kena kepala saya .

#:-s hafyuh

Saya merunduk dan menghindar.

“eh mbak jangan pergi” kata MC lagi…

 

“heeeeeee” (<< yang ini saya…)

:-o  :-o :-o

 

baru nyadar ternyata mbak2 itu tadi ada di boulevard,

dan orang yang dimaksud mbak-mbak itu tadi adalah saya,

 

bingung sekaligus terkejut hafyuh.. (sama aja :D )

berasa artis, tiba-tiba saya dikerubungin mbak-mbak yang bawa mc, dan mas-mas yang bawa kamera..

 

Grogi!!! :-$

Sampai berembun kaca mata saya, -ngos-ngosan. Lalu mereka pun menanyakan tentang pendapat saya mengenai acara itu.

 

-Haduhh kepala saya ngehank!!-

Saya pun menjawab sekenanya, semoga tetep oke! ;-)

Dan saya mendapatkan hadiah sebuah buku.. berjudul

“Awas!Ketabrak Pesawat Terbang” karya Chappy Hakim

Dari judulnya menarik :D ,

dan saya menjadi merasa bersalah karena menjawab sekenanya tadi :(

 

jadi …

 

Okey… sekarang saya mau jawab serius,

Pertanyaan nya : gimana pendapat kamu tentang acara ini,

Jawabannya: saya gak tahu detail acaranya… namun kalo ditanya pendapat… saya jawab deh, sama kaya jawaban sy tadi siang, tapi saya tambahin, soalnya alhamdulillaah udah g ngehank kepala saya.

 

“menurut saya acara seperti ini, ataupun acara apapun yang berkaitan dengan teknik penerbangan di Indonesia, harus terus dilakukan. Teknik penerbangan Indonesia, harus bangkit lagi!… masih teringat saya, kejadian ‘pelumpuhan’ IPTN … tapi saya optimis dunia penerbangan Indonesia akan maju lagi, karena kualitas produk penerbangan di Indonesia sudah dikenal, di seluruh dunia bahkan, hanya orang Indonesia saja yang kadang masih suka malu dan gak pede sama produk dalam negeri. Plus tambahan masalah kebobrokan di regulasi dan birokrasi. Tapi okelah… sudah cukup kita paham dan ketahui itu… anak sd juga tau banyak kebobrokkan di Indonesia. Tapi, jangan sampai itu bikin kita mundur. Kita harus tetep berdiri dan bertahan untuk ngebangun masyarakat kita.

 

Maju terus penerbangan Indonesia!!!!!! “

 

 

 

Malu sekarang gak apa apa, tapi jangan mundur dan kabur…,

kita harus berusaha untuk memastikan bahwa keboborokkan itu ga akan pernah melewati generasi kita,

gak akan pernah lewat dan gak akan kita wariskan ke generasi setelah kita…

InsyaAllah…

Life is a choice,

Masing-masing boleh milih mau jadi penonton, pendengar, komentator, pemain protagonist, atau antagonis.

 

percayalah lelah ini hanya sebentar saja..

 

23.30

My eyes were focusing on laptop monitor, reading some information about letter of motivation, while I heard steps come closer to me,
I turn my head and found my mother… walks towards me while her eyes and hands focus in peeling a manggo.

after we close enough she give me a slice.. then cut a smaller slice for her,
from other room my father call her and ask for another slice, then she walks to my father
in few seconds she come back to me and give me the last slice of the manggo,

without any hard face’s expression, she keep walking and give us slices of her only manggo, Thank God, that only my father and I that still awake at that time.

“ma, thank you for everything,
for always thingking of us first and always put yourself in the second “

-even when you only have a manggo at this time in the middle of night-

loveisyou ma’ :)

… feel safe…

[lagi beberes HD ext, nemu tulisan lama]

——————————————————–

Beberapa hari yang lalu, tepatya senin 12 April 2010, saya berdiskusi santai dengan kaprodi saya (serasa masih mahasiswa :D ), kaprodi Teknik Elektro, Bapak Yudi Satrio Gondokaryono. Beliau membagi banyak pengalamannya, perjalanan beliau jadi engineer.

Diskusi sebenernya diawali dengan pertanyaan ringan,seputar kebingungan saya pengen ngelanjutin kuliah dengan kebutuhan masyarakat saat ini dari seorang anak bangsa yg berpofesi sebagai engineer, ini sebagian hasil diskusinya:

kita harus ngebedain antara mana yang kita inginkan dan apa yang masyarakat butuhkan. Untuk jadi  seorang engineer harusnya kita g perlu ngitung berapa banyak temuan kita, tapi berapa banyak masalah yang kita selesaikan. Ketika masih jadi mahasiswa kita memang di encourage untuk berkreasi sebebas2nya, imajinasi kita dibebaskan, namun kalau ingin jadi engineer sebenarnya tempatnya bukan di kampus, tapi d luar sana. Menyelesaikan permasalahan yag sesungguhnya.

Kita harus punya idealitas, tapi jangan naïf dengan kondisi yang ada. Maju terus aja semuanya berproses, dan setiap orang punya jalan dan tahapan masing2. Kadang kita seringkali ga sabaran, ingin lihat dan dapat hasil dengan cepat, padahal semuanya ada waktunya. Kesalahan itu cuma ada di persepsi kita, sesuatu yang salah belum tentu buruk untuk kita, bias jadi itu memang tahapan yang harus kita lewatin.

Ga masalah pindah2 bidang, itu hal biasa, dalm berproses, kita harus nemuin dan nentuin bidang yang bener2 passion kita, dari dalam diri, yang akan membuat kita tetap bertahan dalam kondisi apapun, itu internally.

—–

Hal lain yang sangat saya ingat, ketika beliau bilang “satu2nya hal yang membuat saya bertahan disini itu cuma satu, karena saya sayang sama kalian, itu aja.“ ..

Humm pernyataan beliau ini, sama sekali g gombal, insyaAllah. Saya rasa semua mahasiswa yang pernah kenal beliau, pernah masuk kelas beliau, (atau anak2 KPRG :D ) bisa merasakan hal ini.Beberapa hari setelah diskusi itu saya masih suka ingat waktu diskusi sm beliau, semangat tiap kali ingat diskusi itu, saya masih terus mikir2 kenapa ya…, berpikir, dan mencoba menyimpulkan, saya Cuma bias bilang memiliki dosen-dosen seperti beliau, membuat mahasiswa merasa aman (makanya judulnya “feel safe”). Merasa aman buat berkreasi, merasa ada yang akan menjaga, akan melindungi dari bahaya, ada yang ngingetin saat salah dan lain2.

Ada kalanya mahasiswa salah, aneh, males, ada saatnya dosen marah, persis kaya orang tua sama anaknya .rasa sayang antara satu sama lain, bikin semuanya berbeda -tiap orang punya kesimpulan masing2 tentang ini- .

Ini adalah salah satu hal, yang selalu membuat saya merasa bersyukur, diberi kesempatan sama Allah sekolah di Teknik Elektro ITB, mengenal orang-orang hebat, ketemu dosen2 luar biasa, Staf-staf Teknik elektro yang ramah, kekeluargaan dan g pernah memperumit birokrasi :D

Continue Reading »

hormat pada diri sendiri?

Semua perbaikan kualitas hidup
dimulai dari perbaikan rasa hormat kepada diri sendiri.

Pribadi yang hormat kepada dirinya,
akan berdiri gagah, menahan semua keluhan,
dan bekerja keras dalam kejujuran dan harapan baik.

Dan itulah yang akan segera
mengeluarkannya dari kesulitan, dan
membahagiakannya dalam kesejahteraan.

Berlakulah lebih hormat kepada diri Anda sendiri,
lalu perhatikan apa yang terjadi.

Mario Teguh

my old times

Yesterday, I attended my best friend wedding,

feel really happy that she found a nice person to share her life

remember old days,

time we spent as desk mates,

time when we talked about songs of the month,

about dream,

about … (forgot :D )

then I feel something in my eyes,

miss that moment,

our friend ask me what is it for – remembering the old times-

yesterday I answered, ” I don’t know, just feel good”

but today I realize,

remembering those old memories,

made me overwhelmed by gratitude,

really hope you will be happy ever after, teh

—-

ps:

your brother said I used to call you at home, did I??

I think so,  :D

even I didn’t remembered exactly what was it for

takut dan khawatir

takut dan hati-hati itu bedanya tipis,

setipis beda antara nekat dan berani,

susah menklasifikasikan diri saya di kategori yang pertama,

entah penakut, entah hati-hati, yang pasti saya seringkali kelamaan mikir

-__________________-,

—————————————————————————————-

sedang berusaha keras untuk tetap proporsional,

misal setiap kali menjaga keponakan, berusaha proporsional

antara menjaga keamanannya, tanpa mengurangi ruangnya untuk berkreasi

:) memang berusaha mengambil sikap di pertengahan itu tidak mudah,

———————————————————————————————–

begitupun setiap kali ada yang bertanya/ minta pendapat,

sekalipun perasaan saya punya kecenderungan terhadap satu pilihan, atau cenderung sangat tidak setuju terhadap satu pilihan, saya berusaha mati-matian untuk tidak ngotot dengan pendapat saya (kecuali untuk hal-hal yang fundamental), karena saya sadar, saya tidak pernah tahu yang terbaik untuk orang lain, siapapun itu, sedekat apapun mereka dengan saya.  meskipun kadang pengen maksa dan jadi resah sendiri juga :D

saya cuma bisa menyadari,

tidak mungkin ada orang yang akan selalu sama-sama, tidak mungkin ada orang yang jalan hidupnya persis sama dengan saya, tidak mungkin memaksakan orang untuk ikut pikiran yang sama dengan saya, untuk ikut terus dengan jalan pikiran saya. ( meski secara default, standar rasanya, ketika manusia merasa apa yang dipikirkan/dilakukan itu benar dan baik, dia akan sangat ingin membawa manusia di lingkaran terdekatnya)

tapi Allah melarang kita untuk memaksa, dalam hal sepenting keyakinan saja Allah melarang manusia untuk saling memaksa, apalagi untuk hal lainnya.

suka inget lirik Air supply

I don’t want to let you down ,I don’t want to lead you on
I don’t want to hold you back ,from where you might belong

pada akhirnya kepada-Nyalah saya sampaikan semua,

Yaa Allah, saya memohon kepada-Mu, untuk menjaga mereka,

orang-orang yang saya cintai,

saya yakin kami pasti berpisah,

dan tidak akan ada jalan pertemuan lagi kecuali di jalanMu,

kecuali dengan izin Mu,

karena Engkaulah satu-satunya muara perjalanan,

dimanapun mereka berada, jalan apapun yang mereka tempuh,

saya memohon pada Mu, perlindungan atas mereka,

dan tuntunlah kami, untuk pulang kepadaMu,

untuk berjumpa denganMu,

izinkan kami bertemu kembali kelak,

sebagai saudara dihadapanMu,

berkahilah setiap detik usianya, dan setiap detail ikhtiyarnya,

aamiin aamiin aamiin,

saya sadar, meskipun ingin saya tidak akan kuasa menjaga mereka, orang-orang yang saya cintai, kecuali dengan izinMu saja Yaa Allah.

only You, know how, to hear me trough the silent

hari ini saya ikut sebuah acara bisnis,

acaranya cukup menarik, tapi karena saya sudah pernah dapat materinya, jadi saya cool cool aja

:) :) :)

sampai di bagian terakhir…

ada kisah tentang seorang tokoh yang sudah berhasil dalam bisnis itu,

di layar besar digambarkan kisah perjuangan tokoh itu semenjak memulai bisnisnya dari awal…

sambil diperdengarkan lagu ini,

diceritakan bahwa motivasi beliau adalah ingin membahagiakan ibunya…

Continue Reading »

Fenomena UAN

Masa- masa sekarang ini, berita tentang UAN lagi hot-hotnya dibahas dimana-mana…

angka ketidaklulusan yang meningkat fantastis (sampai 2 kali lipatnya),

diikuti dengan jatuhnya mental para peserta.. yang gagal, stress lah, sakit lah…

ckckck bener-bener horror…

saya dari awal emang sudah ngotot g setuju nih sama mekanisme UAN ini, dulu tiap masa-masa pengumuman saya suka mikir : saat ini, mendiknas pasti lg banyak yang g suka nih

***

Banyak pengamat pendidikan dan pemerhati anak yang mengamati fenomena ini dari sisi psikologis para peserta gagal UAN, saya : mau melihatnya dari sisi yang lain.

***

menurut saya:

Mekanisme UAN ini menghancurkan sendi-sendi pembangunan generasi muda dengan tingkat kerusakkan yang sangat-sangat-sangat parah. Rusak sekali!!! Kalau dibandingkan.kejahatan, di bidang pendidikan jauh lebih fatal daripada kriminal macam perampokan, karena kejahatan pendidikan merusak masa kini dan masa yang akan datang. merusak generasi muda yang bertanggung jawab atas masa depan.

Dibandingkan masalah psikologis peserta yang gagal UAN, saya lebih konsen ke masalah contek-mencontek.

Sudah menjadi RAHASIA UMUM bahwa contek-mencontek menjadi sebuah hal yang diorganisir dalam perhelatan akbar UJIAN NASIONAL. Pelaku nya bukan sekedar siswa dan siswa lagi, namun, guru, pegawai, aparat diknas dll.

tanya kenapa???

Sempat saya berdiskusi dengan seseorang yang bekerja di sebuah SMA, beliau mengatakan iya, memang hal itu terjadi, dan teroganisir dengan rapi, pelakunya melibatkan hampir semua elemen sekolah. siswa, guru , dan pegawai.

ARRGGGGHHH sungguh benci saya mendengarnya,ingin marah tapi memang kondisi sekolah itu sangat berbeda sama sekolah saya dulu, yang siswa2nya siap dengan UAN. Sekolah itu cuma satu dari sekian banyak sekolah2 lain yang dari awal sudah bilang g sanggup untuk ikut UAN dengan std yg sama dengan sekolah-sekolah favorit. Sekolah yang rata2 siswanya berasal dr kalangan menengah ke bawah, yang fasilitasnya g “numero uno”, mereka g siap untuk standardisasi UAN, g siap dengan konsekuensinya juga: siswa banyak yg g lulus, harus mengulang ujian, atau mengikuti program lain yang artinya nambah biaya buat orang tua, yang hidupnya pun sudah pas-pasan…

kalau sudah begini, what do you think they should do?

para pejabat dari diknas dengan mudah saja bilang dan menghimbau orang untuk mengerjakan ujian dengan jujur dll. saya tidak sedikitpun membenarkan tindakan mencontek dalam UAN di level manapun, sekecil apapun, buat saya itu tetap kriminal!!!

saya tahu, bahwa kejujuran itu berasal dari pribadi masing-masing.

Namun, Allah pun tahu bahwa manusia itu lemah dalam menghadapi godaan, makanya Allah bikin sistem dan aturan yang dapat menolong manusia untuk berbuat jujur, dipaksa, diciptakan kondisi.

kalau fenomena sekarang???? udah tau manusia lemah, malah dibikin sistem2 yang ujungnya bikin manusia jujur makin susah hidup!!!

Pemerintah harusnya bukan cuma menghimbau, tapi membuat sistem, yang membuat masyarakat bisa lebih baik.

***

kalau saja mereka menyadari bahwa sistem seperti itu melahirkan bibit-bibit koruptor masa depan.

Saya berdiskusi dengan dosen saya, dan beliau mengiyakan bahwa fenomena mencontek makin marak di kampus.

arrgghhh. pengen marah.

Terima kasih kepada para aparat yang bikin sistem kaya gini… terima kasih karena membuat kerja generasi masa depan makin sulit. sampai jumpa di pengadilan akhirat, saat setiap detail kebijakan yang anda buat akan dipertanggung jawabkan!!!

________

nden

orang biasa

lagunya celine dion

Deep within each heart

There lies a magic spark

That lights the fire of our imagination

And since the dawn of man

The strength of just “I can”

Has brought together people of all nations

There’s nothing ordinary

In the living of each day

There’s a special part

Every one of us will play

Feel the flame forever burn

Teaching lessons we must learn

To bring us closer to the power of the dream

As the world gives us its best

To stand apart from all the rest

It is the power of the dream that brings us here

Your mind will take you far

The rest is just pure heart

You’ll find your fate is all your own creation

Every boy and girl

As they come into this world

They bring the gift of hope and inspiration

Feel the flame forever burn

Teaching lessons we must learn

To bring us closer to the power of the dream

The world unites in hope and peace

We pray that it will always be

It is the power of the dream that brings us here

There’s so much strength in all of us

Every woman child and man

It’s the moment that you think you can’t

You’ll discover that you can

Feel the flame forever burn

Teaching lessons we must learn

To bring us closer to the power of the dream

The world unites in hope and peace

We pray that it will always be

It is the power of the dream that brings us here

Feel the flame forever burn

Teaching lessons we must learn

To bring us closer to the power of the dream

The world unites in hope and peace

We pray that it will always be

It is the power of the dream that brings us here

The power of the dream

The faith in things unseen

The courage to embrace your fear

No matter where you are

To reach for your own star

To realize the power of the dream

Older Posts »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.